Last Chapter | Djournals #31
Salah satu cara gue dalam menjaga diri adalah dengan menjauh dari orang yang kurang baik. Sayangnya kali ini gue harus menjauh dari seseorang yang bisa dibilang cukup baik karena dia pernah menjadi motivasi agar gue bisa maju. Seperti sekarang. Gue bisa ada di titik ini karena termotivasi olehnya.
Alasan gue mengakhiri chapter ini cukup simpel. Hubungan kita gak ada masa depan. Jalan pun udah beda so, keputusan terbaik adalah mengakhiri semuanya.
Lucu ya, gue tulis 'hubungan kita' ketika kita gak memulai sesuatu secara resmi. Mungkin lebih tepatnya gue mengakhiri perasaan gue kepada dia. Ya, kalimat itu lebih tepat.
Berkali-kali gue berniat mengakhiri perasaan ini, tapi ada aja hambatannya sampai hari ini tiba. Hari di mana harapan gue musnah. Gue terus berusaha jadi versi yang lebih baik supaya ketika bertemu lagi di masa depan, dia bisa melihat gue dengan bangga. Gue juga mau nyeritain hari-hari yang gue lewatin tanpa dia lalu mendengar dia berkata, "Hebat, selama ini kamu udah bekerja keras."
Semakin bertambah usia justru gue jadi lebih realistis bahwa peluang dari harapan itu termasuk mustahil. Di usia sembilan belas tahun ini gue mau lebih fokus sama hidup gue. Daripada berharap kita ketemu lagi, lebih baik gue melihat apa yang ada di depan mata. Selama mencintai dia, gue banyak menolak laki-laki baik -selain karena gak cocok-.
Meskipun gue mengakhiri chapter ini, semua memori tentang kedekatan kita akan tetap gue ingat sebagai kenangan yang baik. Makasih udah kasih impact yang baik ke gue walaupun kita cuma kenal sebentar.
Empat tahun bukan waktu yang sebentar untuk mencintai seseorang. Padahal lo tau perasaan gue, tapi lo terus meminta gue yang datang. Gue udah berusaha semaksimal mungkin untuk mengampiri lo, tapi ternyata perasaan lo gak sebesar gue. Kalau perasaan lo sebesar gue, gak mungkin dong cuma gue yang berusaha di sini? 😬
Terima kasih sudah hadir. Semoga panjang umur supaya bisa mewujudkan semua impian lo.
Selamat tinggal masa lalu.
Selamat datang masa depan.

0 komentar